Waspada Degradasi! PSBS Biak Bertekad Curi Poin dari Persita di Indomilk Arena
PSBS Biak akan melakoni laga krusial dalam misi kebangkitan mereka saat bertandang ke markas Persita Tangerang. Pertandingan pekan ke-21 BRI Super League ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Senin, 16 Februari, pukul 15.30 WIB. Tim berjuluk Badai Pasifik ini bertekad mencuri poin dari kandang lawan demi menjauhi zona degradasi.
Pelatih interim PSBS Biak, Kahudi Wahyu, dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan, Minggu, menyatakan bahwa timnya datang dengan misi jelas untuk meraih poin. Kahudi menegaskan kesiapan timnya menghadapi laga penting ini, meskipun ada beberapa pemain kunci yang tidak bisa diturunkan. Ia menambahkan bahwa tim telah menyiapkan antisipasi dan bertekad membawa pulang poin penuh setelah menelan kekalahan di laga sebelumnya.
Performa PSBS Biak memang sedang tidak stabil. Pada pekan sebelumnya, mereka harus takluk 1-2 dari PSM Makassar saat melakoni laga tandang. Gol Rizky Eka Pratama dan Gledson Paixao Da Silva menjadi penentu kemenangan PSM, meskipun PSBS sempat memperkecil ketertinggalan melalui Ruyery Blanco.
Lebih lanjut, Kahudi menjelaskan bahwa pada pertandingan kontra PSM Makassar, pelatih anyar Marian Mihail belum bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan karena kendala administrasi. Namun, ia memastikan bahwa para pemain telah sepenuhnya memahami dan siap menjalankan strategi yang disiapkan pelatih asal Rumania tersebut. Kahudi juga memastikan bahwa di sesi latihan resmi, para pemain menunjukkan kesiapan dan mentalitas untuk menjalankan rencana permainan yang sudah disiapkan oleh Mihail. Oleh karena itu, Kahudi Wahyu akan mengambil alih peran memimpin tim di pinggir lapangan saat pertandingan melawan Persita.
Saat ini, PSBS Biak berada di posisi ke-15 klasemen sementara Super League dengan raihan 17 poin dari 20 pertandingan. Posisi mereka cukup rawan karena hanya unggul dua poin dari zona degradasi, membuat setiap laga menjadi sangat vital untuk mengamankan posisi di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Secara keseluruhan, PSBS Biak menghadapi tantangan besar untuk bangkit dari keterpurukan. Dengan posisi di klasemen yang sangat dekat dengan zona degradasi, pertandingan melawan Persita Tangerang menjadi ajang hidup mati bagi mereka untuk meraih poin. Kehilangan beberapa pemain kunci dan absennya pelatih kepala di bangku cadangan menambah kompleksitas perjuangan tim. Namun, tekad kuat dari pelatih interim dan pemahaman strategi baru dari pemain diharapkan bisa menjadi kunci untuk mengubah nasib. Bagi masyarakat Biak dan para penggemar setia, perjuangan tim ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga representasi semangat dan kebanggaan daerah, yang sangat membutuhkan dukungan dan hasil positif untuk tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.