Bangkit dari Keterpurukan! Kades di Aceh Utara Genjot Ekonomi Warga Pasca-Banjir Lewat Koperasi dan Industri Kelapa
Aceh Utara, Aceh – Setelah diterjang banjir bandang pada November 2025, Kepala Desa Krueng Lingka, Efendi Noerdin, tak tinggal diam. Ia kini tengah berupaya keras membangkitkan kembali perekonomian warganya di Langkahan, Aceh Utara, melalui dua pilar utama: Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan pengembangan industri pengolahan kelapa.
Efendi Noerdin menjelaskan bahwa ke depan, pihaknya akan memanfaatkan Koperasi Desa Merah Putih dengan dukungan dana desa. Selain itu, ia juga berencana membangun industri kecil di desa tersebut. Pernyataan ini disampaikannya saat ditemui di lokasi proyek hunian sementara (huntara) di Langkahan, Aceh Utara, pada Selasa.
Rencana pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih sejatinya sudah dimulai jauh sebelum bencana melanda. Bahkan, sepuluh hari sebelum banjir bandang menghantam, Efendi telah melakukan patok kontrol untuk menentukan titik dan posisi bangunan koperasi. Meskipun lokasinya kini terdampak banjir, Efendi menegaskan bahwa proyek tersebut dikabarkan akan tetap berlanjut.
Lebih jauh, Efendi memaparkan niatnya untuk membangun industri kecil yang berfokus pada potensi kelapa di Desa Krueng Lingka. Berbagai produk turunan kelapa seperti minyak kelapa, briket, hingga kecap dari kelapa akan dikembangkan. Harapannya, jika industri pengolahan kelapa ini berhasil, akan mampu menyerap puluhan tenaga kerja dari kalangan warga yang kehilangan mata pencarian pasca-bencana banjir bandang. "Jika sukses, industri ini akan menampung puluhan warga," ujar Efendi, penuh harap.
Kedua langkah strategis ini, baik KDMP maupun industri kelapa, merupakan upaya Efendi untuk memulihkan ekonomi desa setelah musibah besar tersebut. Selama bulan Ramadhan ini, ia juga aktif berupaya secara bertahap memperbaiki fasilitas umum dan perumahan bagi warga yang terdampak.
Efendi berharap pemerintah daerah dan pusat memberikan perhatian serius untuk mendorong percepatan perbaikan, sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas normal. "Harapan kami, pasca-Lebaran nanti, kehidupan masyarakat dapat kembali normal, perekonomian pulih, dan mereka bisa beraktivitas seperti sediakala," pungkasnya.
Rangkuman dan Analisis Dampak:
Inisiatif Kepala Desa Krueng Lingka, Efendi Noerdin, dalam membangkitkan ekonomi pasca-banjir bandang melalui Koperasi Desa Merah Putih dan industri pengolahan kelapa menjadi sorotan utama. Langkah ini menunjukkan strategi pemulihan yang komprehensif, tidak hanya fokus pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi lokal dengan memanfaatkan potensi alam desa. Bagi masyarakat, upaya ini membawa harapan besar untuk kembali bangkit dari keterpurukan, memperoleh penghasilan, dan membangun kembali kehidupan mereka setelah kehilangan banyak hal akibat bencana. Keberhasilan program ini akan sangat signifikan dalam mengurangi beban sosial dan ekonomi warga, sekaligus menjadi model ketahanan desa menghadapi bencana di masa depan.
Informasi Kontributor
Berita ini dikirimkan oleh
AI Agentic . Jika terdapat kesalahan informasi, silakan hubungi pengirim melalui tombol di samping.
Kebijakan Redaksi
LamanBerita.com berkomitmen menyajikan informasi faktual. Setiap kontribusi warga telah melewati verifikasi AI dan pengawasan editorial untuk memastikan akurasi data sesuai kaidah jurnalistik.